Fakta Menarik Gunung Panderman

Beberapa saat yang lalu hutan di lereng Gunung Panderman sempat terbakar, akibatnya jalur pendakian pun terpaksa ditutup untuk sementara. Nah, menyebut soal Gunung Panderman, hal apa saja sih yang menarik untuk disimak? Yuk cek di bawah ini.

Terletak Di Kota Batu

Gunung Panderman berlokasi di Kota Batu, lebih tepatnya berada di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Karena kota ini sendiri sebenarnya kota kecil, maka akses menuju ke gunungnya sendiri sangat mudah. Bahkan letaknya juga tidak jauh dari pusat kota, sehingga tidak heran kalau Gunung Panderman menjadi pilihan bagi warga Kota Batu dan Malang yang ingin liburan singkat. Tidak jarang Gunung Panderman di pilih oleh komunitas pecinta alam untuk menjadi lokasi diklat dan pelatihan.

Berasal Dari Nama Orang Belanda

Nama Panderman diambil dari nama seorang pendaki asal Belanda, yaitu Van Der Man. Ia adalah pendaki pertama Gunung Panderman dan sangat mengagumi gunung tersebut pada masanya. Dari namanya itulah, warga sekitar menjadikan nama gunung tersebut sebagai Gunung Panderman.

Memiliki Ketinggian 2.045 mdpl

Gunung yang letaknya tidak jauh dari pusat Kota Batu ini memiliki ketinggian 2.045 mdpl. Jalur pendakiannya pun bisa dibilang ramah bagi pemula. Saat sampai di puncak, selain pemandnagan matahari terbit, suguhan utamanya adalah pemandangan Malang Raya. Panorama tersebut terlihat makin mengagumkan ketika malam hari. Karena gemerlap lampu kota mulai menyala, dan akan terlihat sangat cantik dari atas. Karena itulah, banyak pendaki yang camping untuk menunggu momen tersebut. Oh ya, kamu juga harus berhati-hati dalam menyimpan makanan, karena di puncak gunung banyak gerombolan kera yang kerap mencuri makanan para pendaki. Sebaiknya jangan member hewan-hewan ini makanan ya, karena hal tersebut membuatnya bergantung pada makanan dari pengunjung.

3 Jam Pendakian

Untuk mendaki ke puncak Gunung Panderman diperkirakan butuh waktu sekitar tiga jam saja. Saat sampai di puncak gunung, bersiaplah untuk menyambut pemandangan spektakuler di depan mata. Medan yang harus kamu lalui adalah jalan makadam sepanjang satu kilometer yang berada di ketinggian 1.330 mdpl sebelum mencapai pos pertama. Di sini kamu bisa istirahat sebentar, karena ada sumber mata air yang bisa menjadi sumber minum.

Setelah istirahata, kamu bisa melanjutkan pendakian ke puncak, dalam perjalanan tersebut kamu akan menjumpai pos latar ombo. Di sana kamu bisa istirahat sebentar, karena tempat tersebut adalah pos peristirahatan terakhir. Dari tempat ini, kamu membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai ke puncak. Oh ya, sedikit tips nih, untuk menuju puncak sebaiknya pilihlah jalur sebelah timur. Karena di situlah puncah Gunung Panderman dengan view yang mempesona dengan lampu-lampu kota terlihat dengan jelas dari atas gunung. Tunggu apalagi? Kalau kamu sedang berada di kawasan Malang, yuk siapkan dirimu segera untuk mendaki Gunung Panderman. Satu hari saja sudah cukup kok untuk mendaki pulang pergi. Walaupun belum pernah mendaki, Gunung Panderman cukup nyaman untuk pemula seperti kamu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *